-->

Alquran bukan cuma untuk dibaca, tapi juga diterapkan isinya!

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat
Advertisemen

Oleh: Siti Ghina Citra Diany Am,Keb

Mediaoposisi.com- Belum lama ini, sedang viral pemberitaan tentang Ikatan Dai Aceh yang mengundang 2 kandidat Calon Presiden RI untuk melakukan tes baca Al-qur'an. Salah satu alasannya, karena kedua capres sama-sama beragama Islam, dan penting bagi umat Islam untuk tahu kualitas calon presiden nya dan juga kemampuan membaca al-quran akan menambah rasa percaya dari masing-masing pemilih, juga dianggap akan mengakhiri perdebatan soal kualitas beragama masing-masing pasangan calon.

Dari sini dapat kita lihat, bahwa adanya usulan tes baca Alquran bagi capres, hanya digunakan sebagai kepentingan politik saja agar menarik simpati rakyat. Dan semakin jelas promosi yang dilakukan terkait "atribut keislaman" hanya dikhususkan untuk memenangkan elektabilitas, bukan atas kesadaran akan Islam apalagi ingin menerapkan Islam.

Sebagai pedoman hidup, Al-quran tidak cukup hanya dibaca saja, namun wajib diterapkan dalam seluruh kehidupan. Dan kewajiban itu hanya bisa dijalankan secara sempurna oleh seorang pemimpin negara. Tidak cukup hanya di level .embaca saja, tanpa mengamalkan isinya secara keseluruhan. Lagi-lagi umat Islam hanya didekati Islamnya dan dieksploitasi secara politik. Kenapa? karena suara umat Islam adalah kunci kemenangan.

Wahai ummat, janganlah kalian tertipu. Untuk melihat apakah rezim pro atau kontra terhadap Islam, cukup dengan melihat kebijakan rezim terhadap aspirasi Islam, kriminalisasi ulama, persekusi pengajian, dan kriminalisasi simbol dan ajaran Islam. Membubarkan ormas Islam, tapi justru mendukung kebangkitan komunisme PKI.

Alquran adalah kalamullah yang tidak layak dijadikan alat untuk meraih kekuasaan oleh para pemimpin yang zalim dan dengki pada Islam. Sadarlah wahai ummat. Jangan biarkan kita terus ditipu berulang-ulang untuk memuaskan kepentingan rezim. Alquran hanya bisa diterapkan secara Kaffah dengan sistem Islam yang sesuai didalam Khilafah ala minhajin nubuwwah. Sudah saatnya kita campakkan sistem sekuler yang menempatkan Alquran tidak pada selayaknya![MO/sr]



Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
close