Oleh : Siti Nurjannah
Mediaoposisi.com- Diamnya pemerintah atas kekejian china di uighur adalah dampak ketergantungan ypd pemerintahan china. Terbukti, investasi asing adalah jalan penjajahan. JAkarta, CNN Indonesia -- Kedekatan pemerintah dengan China dianggap menjadi salah satu ganjalan sehingga Indonesia tak cukup vokal mengecam Negeri Tirai Bambu atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis minoritas Uighur di Xinjiang.
Sejumlah pengamat menangkap sinyal bahwa Indonesia kurang lantang merespons persekusi China atas suku minoritas Muslim ini karena Presiden Joko Widodo hingga saat ini masih bungkam terkait persoalan Uighur
"Kepentingan China di negara kita juga cukup banyak. Karena itu, kita juga dapat memberi tekanan diplomatik kepada Pemerintah China untuk menghentikan pemaksaan terhadap umat Islam di China. Ini adalah persoalan kemanusiaan dan HAM, bukan ingin mencampuri urusan dalam negeri China," kata Yusril dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (20/12).
Nasionalisme, individualisme, lahir dari system demokrasi yang rusak, karena akibat nasionalisme inilah ummat islam terpecah belah. Kita lupa akan firman Allah,
وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَى فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّى تَفِيءَ إِلَى أَمْرِ اللَّهِ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ . إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Indonesia adalah negeri muslim terbesar. Semestinya punya power utk melakukan tindakan tegas utk menolong saudara seakidah.
Setidak nya ada rasa simpati terhadap penderitaan muslim uighur.
Hanya negara khilafah yg bisa diharapkan membebaskan dan melindungi kaum muslim yg tertindas. Allah SWT berfirman:
وَقَٰتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ ٱلدِّينُ لِلَّهِ ۖ فَإِنِ ٱنتَهَوْا۟ فَلَا عُدْوَٰنَ إِلَّا عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ
Artinya: “Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.” (Q.S. A Baqarah:193).
Dari sini sudah sangat jelas bahwa hanya islam lah yang bisa memberikan solusi untuk semua persoalan yang di hadapi ummat islam, islamlah yang membawa rahmat ke seluruh alam.[MO/sr]

