-->

Menggapai Berkah di Balik Musibah

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat
Advertisemen

Sumber: turateamo.blogspot.com
Oleh: Ummu Ainyssa
(Ibu dari dua anak Tinggal di kota Tangerang)
Mediaoposisi.com-Innalillahi wa inna ilaihi rooji’un.... musibah kembali menerjang negeri ini. Belum hilang dalam ingatan kita, sekitar 2 bulan lalu terjadi bencara di Palu dan Dongala, kini bumi pertiwi kembali menangis. Bencana tsunami kembali terjadi, kali ini di Selat Sunda, tepatnya di Banten dan Lampung. Bencana yang terjadi tanggal 22 Desember ini seolah menjadi bencana penutup akhir tahun 2018.
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, jumlah korban tewas hingga 28 Desember 2018 mencapai 426 jiwa, 7.202 orang luka-luka, 23 orang hilang dan jumlah pengungsi 40.386 orang.
Jumlah ini sudah meliputi 5 kabupaten/kota yang terdampak, antara lain kabupaten Pandeglang, kabupaten Serang, kabupaten Lampung Selatan, kabupaten Tanggamus, dan kabupaten Pesawan.
Bagi seorang muslim kita tetap wajib mengimani bahwa bencana yang terjadi adalah qadha dari Allah SWT, dan tentu pula sebagai muslim kita harus menyikapinya sesuai dengan syariah.
Jika kita tengok, hampir semua bencana yang terjadi di negeri ini di pengaruhi oleh dua faktor. Pertama, faktor alam yang merupakan sunatullah atau qadha Allah yang tidak bisa kita tolak. Kita hanya bisa menyikapi qadha ini dengan ridho dan sabar terutama bagi korban maupun keluarga korban. In syaa Allah dengan sikap sabar inilah, bencana bisa menjadi penggugur dosa-dosa. Rosulullah SAW bersabda : “Tidaklah seorang muslim tertimpa musibah hingga tertusuk duri kecuali Allah pasti menghapus dosa-dosanya.” (HR Al Bukhori dan Muslim)
Kedua, bisa jadi musibah yang terjadi ini akibat dari kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia. Dan kemaksiatan terbesar itu adalah ketika manusia melanggar aturan yang telah Allah tetapkan yaitu syariah Islam.
Sebagai contoh, perzinahan seolah menjadi hal yang biasa di negeri ini, pelaku LGBT yang jelas-jelas diharamkan Allah justru dianggap sebagai kelompok/orang yang wajib dirangkul dan dilindungi. Begitu juga dengan riba, dimana negara menjadi pelaku utamanya. Padahal Rosulullah sudah mengingatkan kita dalam hadistnya, “Jika zina dan riba telah merajalela di suatu negeri, berarti mereka telah menghalalkan azab Allah atas diri mereka sendiri.” (HR al Hakim, Al Mustadrak, 2/42)
Untuk faktor yang kedua ini, ada upaya pencegahan yang harus kita upayakan yaitu dengan melakukan amar ma’ruf nahi munkar terhadap pelaku kemaksiatan atau kezaliman. Selain itu juga, negara menerapkan hukuman yang tegas terhadap pelaku kemaksiatan tersebut sehingga pelaku kemaksiatan merasa jera. Terlebih jika negara mau menerapkan semua aturan yang telah Allah turunkan untuk mengatur kehidupan ini, pastilah negeri ini akan mendapat keberkahan dari sang Ilahi. Allah berfirman: “Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa , pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu sehingga Kami menyiksa mereka karena perbuatan yang mereka kerjakan.” (QS Al-Araf: 96)
Nah... dari ayat tersebut bisa kita pahami bahwa keberkahan itu erat kaitannya dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.  Ragam musibah yang menimpa kita bisa berbuah keberkahan dan kebaikan jika kita menerima dengan ridha dan sabar serta bisa menjadikan musibah ini sebagai muhasabah. Sehingga menjadikan setiap muslim menjadi orang yang semakin taat dan takut kepada Allah saat hendak melakukan kemaksiatan. Alhasil agar hidup kita menjadi berkah dan jauh dari segala musibah, kita harus meninggalkan semua hukum yang bertentangan dengan syariah Islam.

Kemudian, kita beralih menerapkan aturan yang bisa mendatangkan keberkahan yaitu syariah islam dalam segala aspek kehidupan. Mudah-mudahan di tahun 2019 ini, negeri kita semakin mendapatkan keberkahan dan terhindar dari berbagai macam bencana.


Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
close