Menko Puan Setuju Ketum BEM UI Dkk Dikirim Ke Asmat
Berita Islam 24H - Menteri Pemberdayaan Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani turut menanggapi aksi simbolik Ketua BEM Universitas Indonesia, Zaadit Taqwa yang meniup peliut dan mengacungkan kartu kuning ke arah Presiden Jokowi.
Aksi simbolik Zaadit bersama rekan-rekannya itu sebagai respon atas kondisi gizi buruk para balita di Kabupaten Asmat, Papua. Di samping juga kritik rencana Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengangkat Plt gubernur dari jenderal aktif Polri serta peraturan baru organisasi kemahasiswaan.
"Mungkin ada baiknya juga teman-teman BEM ini melihat langsung wilayah-wilayah tersebut (Asmat)," ujar Puan kepada wartawan saat meninjau Gedung Wisma Atlit, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/1).
Menurutnya, saat ini baik dari unsur kementerian, TNI, maupun Polri sudah berangkat ke Asmat untuk gotong royong mengatasi permasalahan gizi dan wabah campak di sana.
"Bahkan sudah sampai sekarang tim-tim dari kementerian dan lembaga masih ada di sana untuk memperbaiki. Dan saya juga sudah mengkoordinasikan untuk dilakukan suatu tindakan suatu hal yang dilakukan secara sinergi jadi bukan hanya jangka pendek parsial tapi jangka menengah atau jangka panjang," tukasnya.
Sebelumnya, pernyataan senada juga disampaikan Presiden Jokowi yang ingin mengirim Zaadit ke Asmat. [b-islam24h.com / rmol]

