
Twitt dari Prof Mahfud MD Berbuntu panjang. Pasalnya Prof yang kerap kontroversi dalam berkomentar ini mengunggah yang dianggab nitizen tidak lazim.
Nitizen Ardi Muluk menulis sindiran kepada Mahfud MD atas postingannya,
Ini photo Sukarno mengunjungi SMAI (sekolah Menengah Agama Islam) Muhammadiyah Padang Panjang, pada tahun 1950. Pada photo nampak Presiden Soekarno memperhatikan aktivitas kerajinan tangan dari siswi Muhammadiyah Padang Panjang tersebut. Foto ini diambil pada tahun 1950.
Semenjak mendeklarasikan diri sebagai Presiden seumur hidup, berhasil membubarkan Masyumi, dan mempersekusi para pendakwah Islam, Sukarno menjadi diktator yang cukup ditakuti, kalau ada pejabat Muhammadiyah yang diundang ke Istana di tahun tahun keditaktoran nya, agak masuk akal kalau mereka menyuruh istrinya memakai kebaya daripada kerudung Islam untuk hadir di istana karena takut dimusuhi dan dipersekusi sebagaimana buya Hamka, seperti yang ada di photo Mahfud MD pada tahun 1965.
Yang salah dari Mahfud MD adalah pernyataan bahwa dari photo tersebut merupakan hijab Indonesia yang disepakati oleh Muhmmadiyah dan NU ketika itu. Selain menyalahi fakta ajaran Muhammadiyah sendiri dan menyalahi AlQur'an dan Nash mengenai cara berpakaian untuk wanita, Mahfud MD juga tidak faham fakta sejarah tentang kebaya sebagai pakaian Nasional Indonesia, dan perbedaannya dengan hijab di dalam Islam.
Ardi Muluk juga mengkomentari soal memaknai kebayak di jaman orde baru dan lama
