Ketua MUI Pegang Komitmen Kapolda Metro untuk Lebih Humanis Tangani Kasus Libatkan Ulama
Berita Islam 24H - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis berkunjung ke kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin, Senin (31/7). Kapolda Metro yang baru dilantik itu memohon petunjuk dan doa kepada Ulama agar bisa menjaga kondisi Jakarta lebih kondusif.
Usai pertemuan tersebut, KH Ma'ruf Amin sempat sedikit menyinggung kasus yang menjerat beberapa ulama dan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Kyai Ma'ruf berpegang pada komitmen kapolda untuk melakukan penanganan secara lebih humanis.
"Saya rasa penanganan 'dalam' menurut saya. Itu bisa ditafsirkan panjang. Beliau akan melakukan hal yang sangat humanis. Pendekatannya soft-nya," katanya.
Ia juga berpesan agar tidak perlu mengadakan aksi massa jika sudah ada saluran yang memadai. "Aksi aksi itu kan biasa. Menurut saya kalau aksi itu ada mekanisme hukum seperti yang kemarin, saya kira tak perlu lagi," ujar Kyai Ma'ruf.
Rais Aam PBNU itu juga berharap, melalui silaturahmi kapolda dengan berbagai tokoh, dapat menjaga kondusifitas DKI Jakarta.
Menurut Kyai Ma'ruf, ada beberapa hal yang harus diselesaikan kapolda yang baru dilantik pada Rabu (26/7) tersebut. Diantaranya adalah gangguan keamanan di jalan. Kemudian juga masalah yang menyangkut pandangan keagamaan yang sifatnya intoleran atau kurang toleran terhadap kelompok lain.
Juga soal komitmen kebangsaan yang setengah-stengah. "Itu harus diutuhkan. Kalau soal kebangsaan, kita harus final, jangan sampai 'iya' tapi jangan setengah-setengah," imbuhnya.
Idham Azis sendiri mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan KH Ma'ruf Amin merupakan silaturahmi biasa antara ayah dan anak. Harapannya agar dapat menjaga kondisi Jakarta agar lebih kondusif dan humanis.
"Saya minta petunjuk dan doa restu kepada orang tua yang saya anggap beliau seperti orang tua saya sendiri," kata mantan Kadivpropam Mabes Polri tersebut. [beritaislam24h.info / sic]

