Dampak Penahanan Hidayat, Usaha Keluarga Kandas dan Karyawan Jadi Pengemis
Berita Islam 24H - Sejak sang suami Muhammad Hidayat Simanjuntak berada di penjara, Rahayu terpaksa memenuhi kebutuhan sehari-hari seorang diri. Sebab, seiring dengan penahanan Hidayat sejak 15 Juli lalu, usaha barang bekas atau rongsokan milik keluarga kandas.
“Sejak abinya dipenjara, sekarang usaha limbahnya (rongsokan.red) tutup. Saya sama abinya puya rencana usaha lagi, cuma mungkin belum ditakdirkan,” kata Rahayu saat ditemui Kiblat.net pada Sabtu (29/07) di Jl. Palem 5 no.189, Perumnas 1 Bekasi.
Rahayu juga mengungkapkan bahwa dampak dari tutupnya usaha rongsok bukan hanya berimbas pada keluarga mereka. Tapi juga karyawan-karyawan. Ia menuturkan, ada sepasang lansia yang bekerja dengan Hidayat. Namun, nasibnya pun kini menjadi pengemis.
“Ada sepasang lansia yang kerja sama bapak (Hidayat.red), sekarang ini, yang nenek ngemis. Mau kerja di tempat lain kurang percaya,” tuturnya.
Ibu empat anak ini juga mengungkapkan bahwa ia pernah diminta suami untuk mendatangi lembaga zakat. Namun, Rahayu tidak melakukannya. Ia menilai, ini merupakan ujian dari Allah SWT.
“Saya fikir, sepanjang perjalanan hidup saya, Allah itu memberikan ujian sesuai kemampuannya. Sebenarnya kita ini sedang diuji ‘la ilaha illallah nya’ Sampi seberapa kuat,” tuturnya
“Kalau saya sudah mentok, saya cari teman yang bisa saya ajak ngobrol. Biasaya begitu,” tukasnya. [beritaislam24h.info / kn]

