Oleh : Ummu Khila
Mediaoposisi.com- Ekonom INDEF Faisal Basri mendesak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk memeriksa praktik bisnis penerbangan "Saya tidak menuduh. Tapi, perlu cek ke KPPU. Apakah ada potensi persekongkolan? Karena kompak begitu, satu naikkan, ya naik semua (tarifnya)" ujarnya,
"Pemerintah tak boleh mendikte bisnis penerbangan, tugasnya hanya menentukan standar keselamatan saja. Mereka (maskapai) turunkan harga karena tekanan publik, bukan kebijakan pemerintah. Padahal, sumber masalah itu ya di pemerintah dengan menaikkan batas atas itu beberapa saat lalu" terang dia.Senin (14/1) seperti dilansir CNN Indonesia Senin, 14/01/2019 18:56
Tidak hanya kenaikan tarif pesawat, kenaikan tarif bagasi pesawat juga dirasakan dampak nya oleh masyarakat karena berimbas kepada kenaikan tarif ongkos kirim hampir semua ekspedisi. Hal ini banyak dikeluhkan para pebisnis daring yang menggunakan jasa ekspedisi. Kenaikan tarif pesawat dan tarif bagasi juga berefek domino bagi lainnya perekonomian dimasyarakat khusus bisnis daring/online yang saat ini. Dan ini perlu respon dari pemerintah. [MO/ra]
