Sebut Ormas Islam Radikal, Ujang Ruhiyat Minta Maaf
Berita Islam 24H - Kepala Seksi Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Bogor Ujang Ruhiyat yang sempat membuat heboh akibat pernyataannya menyebut sejumlah ormas Islam sebagai kelompok radikal akhirnya mengakui kekeliruannya dan meminta maaf.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Ujang di hadapan sejumlah ulama diantaranya KH Muhammad Arifin Ilham, KH Raodl Bahar, Ustaz Ferry Nur dan lainnya di Majelis Az Zikra Sentul Bogor.
Melalui video yang diterima Suara Islam Online, Selasa (30/1/2018), berikut pernyataan lengkap Ujang yang ditujukan kepada ormas Islam yang dimaksud:
Kepada yang terhormat Pimpinan Ormas Islam FPI, HTI, MMI dan Laskar Jihad.
Perlu saya jelaskan sesungguhnya posisi pikiran saya tidak seperti itu melainkan semata-mata mengungkap pikiran yang pernah berkembang di masyarakat untuk menjaga situasi eksistensi keberadaan FPI, HTI, MMI dan Laskar Jihad. Adapun materi makalah tersebut murni referensi saya pribadi, tidak ada kaitan dengan kelembagaan Kementerian Agama Kabupaten Bogor.
Saya hanya manusia biasa yang tidak terlepas dari kekurangan, keterbatasan dan kekhilafan dalam berbagai hal. Dengan ini saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kekhilafan yang saya sampaikan pada diskusi Kampus Sirojul Falah Cibinong khususnya kepada empat ormas yang dimasukkan ke dalam makalah saya.
Saya sangat menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Demikian permohonan maaf saya, semoga semua pihak memaafkan kekhilafan yang terjadi yang disebabkan perbuatan yang saya lakukan, dan jadi pembelajaran yang mendalam bagi saya baik dalam pekerjaan maupun berkehidupan berbangsa dan bernegara.
Cibinong, 29 Januari 2018
Ujang Ruhiyat
Menanggapi pernyataan maaf tersebut, Pimpinan Majelis Az Zikra KH Muhammad Arifin Ilham menyampaikan agar permohonan itu agar bisa diterima oleh pihak terkait.
"Ikwah Front Pembela Islam yang diberkahi Allah, Laskar Jihad, Hizbut Tahrir, Majelis Mujahidin Indonesia. Ini pernyataan saudara mukmin kita, beliau sudah menyesal, beliau minta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Maafkan saudara kita, kita bersaudara, Allahuakbar!" jelas Ustaz Arifin.
Sementara itu, ulama kharismatik KH Raodl Bahar yang hadir dalam momen tersebut juga menyampaikan nasihatnya. Menurut Kyai yang akrab dipanggil Abah itu mengatakan, sebagai sebagai seorang mukmin, kiranya bisa membuka hati untuk saling memaafkan.
"Allah akan senang jika melihat hambanya saling memaafkan dan bersaudara, saya yakin keluarga besar FPI, HTI, MMI dan Laskar Jihad akan berbesar hati untuk memaafkan bapak Ujang Ruhiyat," tandasnya. [b-islam24h.com / suaraislam]

