Mahfud MD: Kepolisian Sebenarnya Mudah Untuk Mengusut Kasus Novel Baswedan
Berita Islam 24H - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mengatakan bahwa kasus penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan masih menjadi isu utama pada tahun 2018.
“Pada 2018 masih akan menjadi isu karena kasus Novel sering dikaitkan dengan tugas pemberantasan korupsi. Artinya, Novel itu nampaknya dianiaya koruptor dengan menggunakan tangan-tangan tersembunyi,” ujar mahfud seperti dikutip dari AntaraNews, pada Selasa (02/01/2017) kemarin.
Menurut Mahfud, kasus Novel Baswedan harus bisa segera diselesaikan. Karena dari sudut teknis keamanan yang dikuasainya, kepolisian sebenarnya mudah mengusut kasus Novel Baswedan.
Kepolisian seharusnya tidak kesulitan menangani kasus itu karena selama ini institusi penegakan hukum tersebut selalu cepat mengusut setiap kasus kriminal lainnya seperti kasus penculikan hingga kasus mutilasi. Kasus-kasus tersebut dengan cepat bisa diketahui identitas pelakunya.
“Bahkan orang lari dari penjara, belum 24 jam sudah ketangkap. Masak kasus Novel tidak bisa,” kata dia.
Penyidik dari kepolisian bahkan telah memeriksa lima orang yang diduga pelaku, namun semuanya disimpulkan tidak terlibat. [berita-islam24h.com / ipc]

