Menyikapi isu deradikalisasi yang belakangan ini menjadi perbincangan di tengah-tengah masyarakat, khususnya dunia kampus, Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau kepada ummat dan mahasiswa untuk bersama-sama menolak berbagai macam agenda deradikalisasi baik yang ada di lingkungan kampus, maupun di tempat umum lainnya.
Perwakilan Gema Pembebasa Wilayah Sultra, Guslin Al Fikra, mengatakan, paham deradikalisasi yang kini menjadi perbincangan umum harus ditolak sebab pihaknya menilai paham tersebut tidak jelas peruntukannya, bahkan lebih kepada upaya untuk menghalangi dakwah Islam.
“Deradikalisasi ini merupakan agenda yang tidak begitu penting dilaksanakan, mengingat masalah di Negeri ini sangat banyak dan lebih penting dari pada deradikalisasi. Apalagi, isu deradikalisasi ini tidak jelas peruntukannya, dan bahkan lebih kepada upaya untuk menghalangi dakwah Islam,”katanya, Jumat Sore (27/10/2017).
Oleh karena itu, Guslin melanjutkan, pihaknya mengajak kepada seluruh umat untuk menolak berbagai macam agenda deradikalisasi, serta menyerukan kepada seluruh mahasiswa untuk tetap pada perjuangan mahasiswa sebagai agent of change dan sosial of control serta tidak terprovokasi dengan rezim yang mengadu domba dan diktator.
Harianamanah

