MerdekaPos - Penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Ustaz Alfian Tanjung. Alfian akan diperiksa terkait cuitannya yang menyebut kader PDIP sebagai PKI.
"Yang bersangkutan diperiksa pukul 10.00 WIB pagi ini, tetapi saya belum tahu apakah yang bersangkutan akan hadir atau tidak," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Kamis (18/5/2017).
Sementara itu, Kanit III Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polsa Metro Jaya Kompol James Hutajulu mengatakan bahwa pihaknya memintai keterangan dari Alfian terkait laporan dari pihak PDIP.
"Terkait laporan PDIP (yang) disebut oleh beliau dalam akun Twitternya bahwa PDIP 85% isinya kader PKI," ucap James.
Sebelumnya, Alfian juga sempat disomasi oleh Nezar Patria, anggota Dewan Pers karena menyebutnya PKI. Alfian Tanjung juga disomasi Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki ke polisi terkait hal serupa. Karena tak ada respons, Teten melapor ke Bareskrim pada Jumat (27/1) lalu.
Dalam ceramah yang tersebar di situs YouTube, Alfian Tanjung menyebut beberapa nama. Dia menyebut rapat-rapat di Istana saat ini dipimpin sederet kader-kader PKI. [dc]
"Yang bersangkutan diperiksa pukul 10.00 WIB pagi ini, tetapi saya belum tahu apakah yang bersangkutan akan hadir atau tidak," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Kamis (18/5/2017).
Sementara itu, Kanit III Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polsa Metro Jaya Kompol James Hutajulu mengatakan bahwa pihaknya memintai keterangan dari Alfian terkait laporan dari pihak PDIP.
Sebelumnya, Alfian juga sempat disomasi oleh Nezar Patria, anggota Dewan Pers karena menyebutnya PKI. Alfian Tanjung juga disomasi Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki ke polisi terkait hal serupa. Karena tak ada respons, Teten melapor ke Bareskrim pada Jumat (27/1) lalu.
Dalam ceramah yang tersebar di situs YouTube, Alfian Tanjung menyebut beberapa nama. Dia menyebut rapat-rapat di Istana saat ini dipimpin sederet kader-kader PKI. [dc]